Batik Punya INDONESIA, kata UNESCO

Menko Kesra: UNESCO Mengakui Batik Milik Indonesia

KESRA– 7 SEPTEMBER: Akhirnya dunia mengakui batik merupakan salah satu warisan umat manusia yang dihasilkan oleh bangsa Indonesia. Pengakuan serta penghargaan itu akan disampaikan secara resmi oleh UNESCO.
“Pengakuannya pada 28 September nanti dan penghargaan resmi pada 2 Oktober di Abu Dhabi,” kata Menko Kesra Aburizal Bakrie di Istana Bogor, Senin (7/9).

Menurutnya, pengakuan United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) itu diberikan terutama karena penilaian terhadap keragaman motif batik yang penuh makna filosofi mendalam.

Disamping itu pemerintah dan rakyat Indonesia juga dinilai telah melakukan berbagai langkah nyata untuk lindungi dan melestarikan warisan budaya itu secara turun menurun.

Atas perkembangan ini Presiden SBY menyambut baik kabar tersebut. Sebagai bentuk apresiasi baik terhadap batik dan penghargaan UNESCO itu, Presiden SBY meminta seluruh warga negara mengenakan batik pada 2 Oktober 2009.

“Orang lain bisa saja klaim batik, tapi dunia tahu kalau batik adalah milik Indonesia,” tambah Menbudpar Jero Wacik pada kesempatan sama.

Lebih lanjut dikatakannya pemerintah terus memperjuangkan pengakuan atas karya budaya lain bangsa Indonesia. Sekarang ini yang tengah diperjuangkan adalah musik kulintang, naskah Negara Kertagama versi Majapahit dan epos La Galigo asal Bugis.

One thought on “Batik Punya INDONESIA, kata UNESCO

  1. Right. Thabks to people proposed and convinced to Unesco. Succeeded and paid off. No one will claim Batik as their heritage. Fuck Malingsia!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s